Ada sesuatu yang berbeda setelah bertemu pembicaraan dengan seorang teman beberapa waktu lalu. Selain menanyakan kabar dan seterusnya obrolan mengalir begitu saja mengenai perkembangan lokal disini serta isu-isu nasional di Indonesia. Akan tetapi kali ini ia menegaskan bahwa bahasan-bahasan sewaktu obrolan akan lebih baik jika ditulis dalam bentuk artikel-artikel sehingga kita bisa tracking isu bahasan juga menurutnya banyak ide-ide yang keluar waktu itu.
Sebuah penegasan yang baik dan mencoba mensistemasi topik-topik selama ini yang selalu berkembang kemudian mengkomparasikan antara isu dengan ide secara partikular. Saya pikir bukanlah hal yang muluk-muluk apalagi utopist jika kita dapat merekam hal-hal tersebut diatas karena kadang juga terbesit penyikapan sesuatu dalam perspektif yang berbeda atau bahkan diluar pandangan secara umum. Sungguh sayang jika dibiarkan begitu saja dan selesai hanya pada tahap diskusi argumentatif. Coba bayangkan kesemuanya ditata lagi dalam bentuk tulisan, tentu lain lagi ceritanya. Lebih bermanfaat dan memungkinkan kita untuk mengembangkan lebih lanjut tentang topik ada.
Intinya adalah marilah menulis dan mencoba memaparkan ide, analisa, masalah dan sebagainya dalam berbagai bentuk tulisan.
Sebuah adagium menegaskan bahwa the pen is mightier than the sword yang berarti tulisan mempunyai kekuatan yang lebih daripada sebilah pedang. Daya manfaat dan bahayanya tentunya bergantung kepada siapakah yang menulis dan tujuannya.
Bagaimana cara membuat atau memulainya? Secara singkat relatif tidaklah sulit untuk menjawabnya. Tetapkanlah ide kemudian jabarkan sesuai dalam bentuk dan konsep yang telah ditentukan.
Terahir, kegiatan menulis lebih merupakan sebuah ketrampilan daripada unsur bakat didalamnya. Semakin banyak menulis berarti semakin terasah kemampuan kita.
Bagaimana dengan anda?
Tulisan ini didedikasikan untuk pak Dedy dan pak Iskandar.
New York, NY.
1 Comment
March 26, 2009 at 12:53 am
Yup !!
Setuja.
Alah bisa karena biasa.
Bakatpun, ketika didiamkan tanpa diasah juga tidak akan ada gunanya.
Tapi, jangan lupa…
Bagus tidaknya tulisan kita, dapat diamati dari kritikan atas tulisan tersebut.