May 25, 2008...6:40 am

August Rush

Jump to Comments

August Rush” begitulah Judul film tersebut. Film tipe musical ini adalah salah satu tipe kesukaan penulis. Sebenarnya penulis sudah lama menunggu film tersebut tetapi entah kesibukan dan lainnya menjadikan lupa tentang film ini. Suatu saat, kebetulan atau tidak atau tidak, penulis mendapatkan informasi film August Rush dari seseorang yang berada di bandung. Film bercerita tentang, sepasang seniman muda-mudi yang secara kebetulan bertemu diatap atap untuk mendengarkan pemusik jalanan yang biasanya mangkal di sebuah taman didaerah manhattan, New York. Pertemuan yang istimewa malam itu dan begitu singkat, ternyata membuahkan hasil seorang anak bernama Evan Taylor, yang kemudian berganti nama dengan August rush atas ide Wizzard, seorang bapak angkat anak jalanan.

Alur cerita mulai berjalan dari sini. Seorang remaja, 11 tahun, Evan Taylor mempunyai bakat alami tentang musik dan kepercayaannya akan bertemu dengan orang tuanya. Meski dia tidak pernah sekalipun dengan orang tuanya, karena sewaktu melahirkannya, kakeknya tidak merestuinya, karena dia berpandangan anak akan menghambat perjalanan karir ibunya, Lyla Novavek, sebagai musikus klasik. Evan, dibesarkan disebuah panti asuhan jauh dari kota new york, mencoba mencari orang tuanya dengan bantuan seorang pegawai sosial, Ricard Jeffries. Namun sayang satu-satunya kontak informasi yang dibawanya jatuh dibawah selokan, sehingga menjadikannya hilang ditengah-tengah kota. Pengembaraan terus berlanjut sampai suatu ketika dia terlena dengan permainan pengamen cilik, Arthur.

Pertemuannya ini membawanya pada Wizzard, dan menjadikan Evan sebagai pengamen jalanan dan membolehkan bertempat tinggal bersama anak-anak jalanan lainnya. Sebagai anak yang mempunyai talenta musik yang unik dan setelah ketahuan memainkan musik yang menarik, dia menjadi anak angkat kesayangan Wizard.

Hilangnya Evan, membuat Ricard Jeffrica mencarinya disegala penjuru New York dan menghubungi polisi untuk menindak lanjuti setelah menduga Wizard menyembunyikan Evan. Sampai pada suatu saat, polisi mendapatkan informasi tentang tempat penampungan anak jalanan ilegal yang dimiliki Wizard tersebut, maka pada malam itu polisi bergeas menggrebek tempat tersebut. Beruntung bagi August Rush/Evan Taylor diselamatkan oleh Wizard ketika akan ditangkap oleh polisi setelah menolong Arthur dari penggrebekan malam itu.

Malam itu malam yang buruk bagi anak-anak jalanan. Penggrebekan bukan saja membubarkan komunitas mereka, tetapi juga tak ada lagi tempat penampungan yang harus ditinggali. Pelarian August Rush ke kereta bawah tanah/subway, membawanya tempat dibagian new york yang lain. Kebetulan tempat keluar subway tersebut berdekatan dengan sebuah gereja. Disana, bertemu dengan Hope, gadis kecil yang sedang berlatih paduan suara. Dengan menginap di apartemen Hope, August rush mendapat kesempatan bermain dengan piano di kamarnya maupun digereja. Detik-detik kemampuan August rush diperlihatkan lagi ketika membuat sebuah komposer musik dari imajinasinya dikamar Hope dan memainkan piano dengan apik digereja. Kejadian ini tak menyangka membawanya untuk disekolahkan di Julliard Music School. Dengan usia yang paling muda disekolah dan keajaibannya, pihak sekolah mempunyai ide untuk membuat konser komposer gratis di Central Park.

Adegan film ini memang mempertemukan August Rush dengan orang-orang yang berkenaan dengan dia dan musik. Maklum film ini lebih mengedepankan talenta musik August rush dan lika-liku pertemuan dengan orang tuanya. Lyla Novacek, ibunya setelah sekian lama keluar dari musikus klasik dengan mengajar musik privat, atas dorongan teman-temannya akhirnya bersedia kembali tampil dihadapan publik. Louis Connelly bapaknya, juga setelah kejadian malam bertemu Lyla, keluar dari dunia musik dan bekerja kantoran di San Francisco. Setelah mendapatkan informasi di internet tentang keberadaan Lyla, kemudian menuju Chicago untuk menemuinya. Namun sayang, dia ketinggalan, Lyla sudah berangkat ke New York untuk mempersiapkan konsernya dengan August Rush yang tidak lain anaknya sendiri. Kejadian ini memang tidak diketahui olehnya, maklum yang diketahui anaknya hanya bernama Evan Taylor bukan August Rush. Dalam pandangan dia, sembari kembali tampil dihadapan publik, berharap bertemu dengan anaknya pada suatu saat. Louis akhirnya mempunyai inisiatif mengalihkan penerbangan pulangnya ke New York juga, dengan sembari kembali menjadi musisi di cafenya terdahulu, dia mempunyai waktu mencari keberadaan Lyla.

Setting film dibuat kebetulan lagi. Setelah august Rush diambil wizard di persiapan konser malam itu, dan diajak mengamen lagi. Alur mempertemukan August dengan Louis disebuah taman waktu mengamen. Mereka berdua juga mendapat kesempatan berkolaborasi gitar bersama dan sebelum berpisah Louis memberikan nasihat kepada August yang tidak lain juga anaknya sendiri tanpa diketahuinya. Nasihat itu tentang musik dan kehidupan, dari pengalamannya. Nasihat ternyata memberikan inspirasi August untuk keluar dan lari dari cengkeraman Wizard. Malam konser itu hampir saja tidak dihadiri sendiri oleh August. Setelah terjadi cek-cok dengan Wizard, August melarikan diri secepatnya untuk mengejar konser di central park.

Setelah penampilan Lyla Novavek, ibunya, dilanjutkan dengan penampilan komposernya August yang mengakhiri film ini. Lyla yang terpesona dengan penampilan konser August dan ternyata anaknya sendiri. Pada saat yang bersamaan, setelah Loius, manggung di cafenya, secara kebetulan melewati taman tersebut, dan melihat nama August rush yang ditemui pagi tadinya diplakat sebuah jalan serta yang lebih penting lagi dia membaca nama Lyla Novacek yang menjadi bintang tamunya. Film ini berakhir dengan baik dan saat yang tepat ketika August Rush menyelesaikan tampilannya, Lyla dan Louis bertemu didepan panggung. The music is all around us, all you have to do is listen.

Terima kasih atas informasi film ini sehingga saya bisa membuat sinopsisnya.

Wrote at 02.21 am, Monday, May 25, 2008. Pleasantville, NY.

Leave a Reply